young living untuk asam lambung
BeritaHarian Balita - Parenting Education untuk Orang Tua Masa Kini
Untukpenderita asam lambung, cukup minum 250 milligram per hari. 3. Pilih vitamin C dengan tingkat keasaman rendah. Beberapa suplemen vitamin C mengandung pH cukup tinggi, sekitar 3 sampai 4 yang terbilang sangat asam untuk lambung. Penderita asam lambung disarankan untuk memilih suplemen dengan keasaman lebih rendah, yakni pH 6 atau mendekati 7.
Disini, asam lambung atau empedu mengiritasi lapisan dalam pipa makanan. Mengenai pengobatan refluks asam, modifikasi diet refluks asam, mengubah waktu makan, mengurangi asupan alkohol dan kafein sambil mengurangi merokok dan kafein, dan, tentu saja, tidak terlalu banyak mengonsumsi cokelat adalah strategi kunci dalam menyembuhkan kondisi
Mengonsumsicampuran air lemon dan madu secara rutin diyakini bisa mencegah asam lambung naik. 6. Pisang. Pisang adalah salah satu buah yang baik dikonsumsi penderita asam lambung. Kadar asam yang rendah serta serat yang tinggi membuat buah ini nyaman dikonsumsi.
Sites De Rencontres Gratuits Pour Séniors. - Mengonsumsi buah dan sayur penting untuk menjaga pola makan sehat. Tapi, penderita penyakit asam lambung tak boleh asal-asalan memilih menu makanan, tak terkecuali dalam urusan buah-buahan. Salah memilih makanan atau minuman tertentu dapat memicu gejala asam lambung naik seperti sakit perut bagian atas, rasa panas di dada heartburn, mual, pusing, dan bercita rasa asam seperti jeruk, lemon, jeruk nipis, nanas, dan tomat kerap membuat asam lambung kambuh. Baca juga 4 Pertolongan Pertama Saat Asam Lambung Naik Berikut beberapa jenis buah yang aman untuk penderita asam lambung1. Pisang SHUTTERSTOCK Ilustrasi Everyday Health, pisang termasuk buah yang aman untuk penderita asam lambung. Pisang termasuk makanan yang bersifat basa. Dengan kata lain, makanan ini termasuk rendah asam. Selain rendah asam, pisang juga mengandung sederet nutrisi seperti serat, vitamin B6, dan kalium yang baik untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Dilansir dari AARP, pisang dapat membantu mengatasi asam lambung naik dengan berbagai cara. Makanan ini dapat melapisi lapisan kerongkongan yang teriritasi akibat asam lambung yang naik dari lambung ke saluran pencernaan bagian atas.
Minyak esensial telah digunakan sebagai salah satu metode pengobatan alami selama berabad-abad, sejak zaman Mesir kuno hingga kekaisaran Roma. Sampai saat ini pun minyak ini masih sering Anda temui meskipun fungsinya telah bergeser menjadi aromaterapi. Padahal, minyak ini menyimpan berbagai khasiat yang tak kalah ampuh dengan pengobatan-pengobatan di zaman modern ini. Jika Anda memiliki masalah kesehatan seperti penyakit yang menyerang sistem pencernaan, tak ada salahnya melirik minyak esensial yang bisa menjawab keluhan Anda. Masalah pencernaan yang bisa diatasi oleh minyak esensial Masalah pada pencernaan pasti membuat Anda merasa sangat tidak nyaman. Aktivitas jadi terbatas dan biasanya Anda disarankan untuk menjalani pantang makanan atau minuman tertentu. Ada bermacam-macam masalah pencernaan yang bisa menyerang tubuh. Sembelit, maag, mual dan muntah, diare, kembung, radang lambung, dan gastritis adalah beberapa contohnya. Biasanya masalah-masalah ini ditangani dengan obat-obatan yang diresepkan dokter atau dibeli di apotek. Namun, ternyata minyak esensial juga bisa membantu mempercepat proses penyembuhan. Mengenal khasiat minyak esensial Selain karena baunya yang wangi untuk dijadikan pengharum, bangsa-bangsa kuno telah menggunakan minyak esensial sebagai metode pengobatan herbal dan tradisional. Minyak ini sendiri diekstrak dari bagian-bagian tanaman tertentu. Bisa dari daun, akar, batang, bunga, buah, atau getah tanaman. Tanaman-tanaman ini akan kemudian melalui proses penyulingan atau distilasi untuk mendapatkan konsentrat tinggi yang bisa mengikat aroma yang sangat kuat. Minyak esensial bisa digunakan sebagai aromaterapi, campuran salep, dan minyak pijat. Sebaiknya minyak ini tidak dikonsumsi langsung ditelan karena beberapa jenis minyak ini berbahaya dan bukan berfungsi sebagai obat dalam. Khasiatnya telah dikenal luas untuk mengatasi berbagai penyakit fisik dan mental seperti luka bakar, infeksi, iritasi, tekanan darah tinggi, gangguan pencernaan, sulit tidur, depresi, dan kecemasan. Ketika dihirup oleh hidung, aromanya bisa memberikan rangsangan pada saraf dan organ-organ tubuh untuk bereaksi sesuai dengan stimulan yang diberikan. Jenis-jenisnya yang baik untuk masalah pencernaan Bila Anda memiliki masalah pencernaan yang tak kunjung sembuh atau sangat mengganggu, cobalah aromaterapi berikut ini.
Skip to content Beranda / Informasi Kesehatan / Gangguan Pencernaan / 18 Cara Mengatasi Asam Lambung Paling Lengkap 18 Cara Mengatasi Asam Lambung Paling Lengkap Ada banyak cara mengatasi produksi asam lambung yang terlalu banyak. Sebelum kondisi ini bertambah buruk, baiknya Anda simak apa saja yang bisa dilakukan guna mengatasi masalah kesehatan umum yang satu ini!Apa Itu Asam Lambung? Guna memecah makanan sebelum diproses lebih lanjut oleh tubuh, lambung memproduksi asam yang kemudian kita kenal sebagai asam lambung. Akan tetapi, ada kalanya produksi asam lambung tersebut menjadi terlalu berlebihan yang mana hal ini dipicu oleh sejumlah faktor terutama makanan yang dikonsumsi. Cairan tersebut lantas menyebabkan iritasi pada lapisan dinding lambung. Akan semakin parah jika asam lambung sampai naik ke kerongkongan akibat otot sfingter—pemisah antara lambung dan kerongkongan—tidak dapat berfungsi baik yang mana kondisi ini dikenal sebagai penyakit GERD. Alhasil, muncullah gejala-gejala seperti nyeri ulu hati, nyeri dada, dan sensasi seperti terbakar di keduanya heartburn. Pada umumnya kenaikan asam lambung bukanlah kondisi yang berbahaya, namun hal ini tentu saja dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada penderitanya. Guna mengatasi penyakit yang satu ini, ada sejumlah cara yang bisa ditempuh. Cara Mengatasi Asam Lambung Medis Secara medis, cara mengobati asam lambung bisa dengan menggunakan obat-obatan berikut ini 1. Antasida Antasida adalah golongan obat yang paling umum digunakan untuk mengatasi penyakit asam lambung atau GERD. Obat antasida mengandung senyawa alkali yang bekerja dengan cara mengurangi kadar asam lambung. Obat ini dijual secara bebas dan dapat dikonsumsi tanpa memerlukan resep dokter. Akan tetapi, obat tersebut dapat menimbulkan sejumlah efek samping seperti sembelit dan diare. 2. Proton Pump Inhibitors PPIs Cara mengatasi asam lambung selanjutnya adalah dengan mengonsumsi obat dari golongan proton pump inhibitors PPIs. Obat PPIs dapat digunakan apabila Anda sudah kebal dengan antasida karena obat ini memiliki sifat yang lebih kuat. Selain mengurangi kadar asam lambung, obat ini berfungsi untuk memperbaiki kerusakan pada kerongkongan akibat asam lambung. Beberapa contoh obat yang masuk ke dalam golongan PPIs adalah Esomeprazole Omeprazole Pantoprazole Rabeprazole Lansoprazole 3. H-2 Receptor Blockers H-2 receptor blockers adalah obat asam lambung yang cara kerjanya lebih lambat daripada antasida, akan tetapi sanggup untuk menahan agar gejala tidak kembali muncul dalam waktu yang lebih lama yakni sekitar 12 jam. Obat-obatan yang termasuk ke dalam golongan ini antara lain sebagai berikut Cimetidine Famotidine Nizatidine 4. Prokinetik Obat-obatan prokinetik berfungsi mempercepat pengosongan lambung, sehingga asam lambung tidak sampai naik kembali reflux ke kerongkongan. Obat golongan ini contohnya domperidon dan metoclopramide. 5. Erythromycin Sementara itu, erythromycin merupakan antibiotik golongan macrolide, tetapi memiliki efek lain untuk mempercepat pengosongan lambung seperti obat prokinetik. Penggunaan obat ini memerlukan resep dokter. Apabila dosis dan indikasi tidak tepat bisa menimbulkan bakteri yang kebal terhadap antibiotik resistensi. Cara Mengatasi Asam Lambung Alami Selain dengan obat-obatan medis, cara mengatasi asam lambung yang naik juga bisa dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang ada di sekitar Anda. Apa saja bahan-bahan alami tersebut? Berikut informasinya! 1. Minyak Peppermint Beberapa penelitian mengungkapkan bahwasanya minyak peppermint dapat mengurangi gejala yang timbul saat asam lambung naik seperti gejala nyeri ulu hati dan heartburn. Akan tetapi, hindari menggunakan bahan alami yang satu ini jika di saat yang bersamaan Anda juga sedang mengonsumsi antasida. Penggunaan keduanya secara bersamaan justru akan memperparah gejala heartburn. 2. Kunyit Kunyit bisa dijadikan bahan alternatif untuk mengatasi masalah lambung. Ada banyak kandungan di dalam kunyit, seperti vitamin C, A, B1, B2, B6, B12, E, serat, karbohidrat, lesitin, nepagin, fenil buaston, dan natrium deklofenak. Selain itu, terdapat juga kandungan antioksidan polifenol yang berfungsi sebagai antivirus, antibakteri, dan antikanker. Kandungan tersebutlah yang bisa membantu meredakan beberapa penyakit, termasuk asam lambung. Cara membuat ramuan kunyit yaitu dengan merebus parutan kunyit dan meminumnya dua kali sehari secara rutin. 3. Alang-Alang Alang-alang disinyalir memiliki kandungan yang bisa dimanfaatkan sebagai cara mengobati asam lambung. Kandungan di dalamnya terdiri dari sakharosa, citric acid, arundoin, cylindrin, glukosa, coixol, manitol, fernenol, simiarenol, malic acid, anemonin, dan lainnya. 4. Lidah Buaya Lidah buaya yang selama ini kita ketahui bermanfaat untuk menyuburkan rambut, ternyata juga merupakan obat asam lambung alami. Mengonsumsi lidah buaya dipercaya efektif meredakan peradangan lambung yang menyebabkan asam lambung naik. Saat Anda merasakan gejala asam refluks lambung, siapkan daun lidah buaya, lalu olah menjadi jus lidah buaya dan minum kira-kira 30 menit sebelum makan. 5. Buah-Buahan Buah-buahan memang punya segudang manfaat, termasuk mengatasi asam lambung. Buah adalah obat asam lambung alami yang sangat disarankan untuk Anda konsumsi. Sebagai contoh, buah pisang. Buah berkulit kuning ini efektif mengatasi asam lambung naik karena memiliki kandungan zat yang bersifat antasid alami. Selain pisang, ada juga buah apel. Konsumsi buah apel sebaiknya menjelang tidur agar saat Anda terlelap, tekanan dan volume asam lambung dapat terkontrol. 6. Permen Karet Sejumlah penelitian mengungkapkan fakta menarik, bahwa permen karet bisa menurunkan asam lambung, kendati tidak bisa menyembuhkan refluks itu sendiri. Permen karet bisa dijadikan alternatif obat asam lambung alami karena saat mengunyah permen karet, produksi air liur akan mengalami peningkatan. Air liur sendiri berfungsi untuk membersihkan’ asam lambung. Anda bisa mengunyah permen karet selama beberapa menit setelah menyantap makanan. Perlu dijadikan catatan, Anda tidak bisa serta merta hanya bergantung pada bahan-bahan alami di atas sebagai cara mengatasi asam lambung. Pengobatan medis seharusnya masih menjadi pilihan utama dalam mengobati gangguan lambung ini. Jika ragu, tanyakan pada dokter mengenai pemanfaatan bahan alami tersebut. Baca Juga 12 Makanan Pantangan Asam Lambung, Hati-Hati Mengonsumsinya! Cara Mengatasi Asam Lambung Melalui Gaya Hidup Menerapkan gaya hidup sehat dan teratur menjadi cara mengatasi asam lambung lainnya yang sebaiknya jangan sampai dilewatkan. Berikut ini adalah beberapa gaya hidup sehat yang bisa diterapkan agar masalah kesehatan yang satu ini tidak selalu mengganggu aktivitas Anda. 1. Atur Pola Makan Tips yang pertama adalah dengan mengatur pola makan. Ya, makanan menjadi salah satu faktor pemicu utama meningkatnya produksi asam di dalam lambung. Jenis-jenis makanan seperti makanan pedas, bersantan, dan berlemak sebaiknya dibatasi porsinya jika Anda tak ingin mengalami gejala asam lambung naik. Selain itu, Anda juga disarankan untuk tidak mengonsumsi makanan dalam jumlah yang berlebihan di satu waktu. Terlebih bagi Anda yang sudah telanjur mengalami kondisi ini, makan dalam porsi sedikit namun sering lebih baik. 2. Menjaga Berat Badan Tetap Ideal Penyakit asam lambung seperti GERD lebih rentan dialami oleh mereka yang memiliki berat badan melebihi batas ideal obesitas. Pasalnya, obesitas membuat lambung mengalami tekanan. Hal inilah yang lantas membuat produksi asam lambung ikut meningkat. Oleh sebab itu, sebaiknya jaga agar berat badan Anda tetap ideal. Lakukan aktivitas fisik atau konsumsi buah dan sayuran yang dapat membantu menurunkan berat badan. 3. Kurangi Konsumsi Alkohol Penelitian mengungkapkan jika konsumsi alkohol dapat memunculkan gejala refluks asam lambung. Apabila selama ini Anda gemar mengonsumsi alkohol dan mengalami sakit asam lambung, sebaiknya hentikan atau setidaknya batasi kebiasaan tersebut mulai dari sekarang agar masalah kesehatan yang satu ini tidak berlarut-larut. 4. Kurangi Konsumsi Kopi Kopi juga menjadi jenis minuman yang harus Anda hindari sebagai cara mengatasi asam lambung, terlebih jika kondisi ini sudah sangat mengganggu. Pasalnya, kopi dapat melemahkan otot sfingter sehingga asam lambung dengan mudahnya naik ke kerongkongan dan menimbulkan gejala heartburn. 5. Kurangi Konsumsi Minuman Berkarbonasi Anda yang menderita penyakit asam lambung juga disarankan untuk membatasi konsumsi minuman berkarbonasi atau minuman bersoda. Sama seperti alkohol dan kopi, minuman jenis ini berpotensi meningkatkan produksi asam lambung dan melemahkan otot sfingter. 6. Hindari Makan Menjelang Tidur Makan menjelang tidur—kurang lebih 3 jam sebelum tidur—menjadi cara mengobati asam lambung yang sebaiknya juga diterapkan oleh Anda yang menderita masalah kesehatan ini. Pasalnya, sebuah studi menemukan fakta jika penderita asam lambung yang makan menjelang tidur tidak mengalami penurunan gejala dibandingkan dengan penderita lainnya yang makan pada waktu yang masih terbilang aman. 7. Atur Posisi Tidur Kebanyakan penderita penyakit asam lambung mengeluhkan gejalanya muncul di malam hari. Kondisi ini dimungkinkan oleh karena produksi asam lambung memang lebih tinggi pada waktu tersebut. Oleh karena itu, cara mengatasi asam lambung yang bisa disiasati adalah dengan mengatur posisi tidur Anda, yakni dengan memosisikan kepala lebih tinggi daripada tempat tidur. Sebuah penelitian mengemukakan jika menempatkan kepala lebih tinggi daripada tempat tidur efektif untuk mengurangi gejala yang timbul. Anonim. Gastroesophageal reflux disease GERD. Diakses pada 11 Maret 2020 Arnarson. A. 2017. 14 Ways to Prevent Heartburn and Acid Reflux. Diakses pada 11 Maret 2020 Cherney, K. 2017. 8 Home Remedies for Acid Reflux/GERD. Diakses pada 11 Maret 2020 Cherney, K. 2016. Herbs and Supplements for Acid Reflux GERD. Diakses pada 11 Maret 2020 JHM. Gastroesophageal Reflux Disease GERD Treatment. Diakses pada 11 Maret 2020 MacGill, M. 2018. Everything you need to know about GERD. Diakses pada 11 Maret 2020 Montell, A. 2019. I Had Acid Reflux for a Year Here’s How I Fixed It Without Drugs. Diakses pada 11 Maret 2020 DokterSehat © 2023 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi
– Pernahkah Anda mengalami rasa panas dan perut di area perut dan sekitar dada? Jika ya, Anda mungkin mengalami penyakit asam lambung. Penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease GERD adalah gangguan kesehatan yang cukup sering menyerang orang yang terjadi di organ lambung ini antara lain dapat menimbulkan nyeri ulu hati heartburn, sensasi panas atau perih di dada hingga kerongkongan, termasuk rasa pahit dan asam muncul di pangkal tenggorokan. Baca juga 6 Gejala Asam Lambung Naik, Tak Hanya Mual dan Sakit Perut Pada kasus asam lambung yang parah, penderitanya bahkan bisa mengalami sulit menelan makanan. Makanan untuk menurunkan asam lambung Untuk mencegah atau meringankan gejala asam lambung, para penderita penyakit ini harus menerapkan gaya hidup sehat dan pola makan yang baik. Melansir Health Line dan WebMD, berikut ini adalah ragam makanan penurun asam lambung yang baik dikonsumsi oleh para penderita panyakit tersebut 1. Sayuran Sayuran secara alami mengandung rendah lemak, rendah gula, dan dapat membantu mengurangi asam lambung. Pilihan sayuran yang bagus untuk menurunkan asam lambung antara lain yakni Brokoli Asparagus Kembang kol Sayuran berdaun hijau Kentang Mentimun Kacang hijau. Baca juga Apakah Puasa Aman untuk Penderita Asam Lambung? 2. Jahe Jahe memiliki sifat anti-inflamasi yang dipercaya dapat menjadi pengobatan alami penyakit asam lambung, sakit mag, maupun masalah pencernaan lainnya. Para penderita asam lambung bisa menambahkan parutan atau irisan jahe ke dalam menu makanan sehar-hari sebagai bagian dari cara menurunkan asam lambung.
Mamak-mamak mana jaman now gak tau Young Living Essential Oil? Mamak-mamak kekinian pastinya tau dong walaupun bukan sebagai pengguna. Samaa, dulu saya juga bukan pengguna YLEO, walaupun teman saya di group mahmud udah sering kasih tau manfaat dan khasiatnya. Awalnya ga percaya sama manfaatnya, kemudian setelah agak percaya, ga beli juga karena harganya selangit bookk… Hahaha… Awal ketertarikan beli ini karena waktu Galih umur 4 bulan, dia batuk berdahak sampai 2 minggu ga kelar-kelar. Kemungkinan sih karena ketularan Caca. Biasanya kalau bayi batuk pilek, dahaknya akan keluar lewat tinjanya atau dimuntahin sama bayinya kan ya. Nah Galih ini jarang muntah, dan waktu batuk-batuk kemarin dia sama sekali ga muntah walaupun udah dikasih obat pengencer dahak. Daaan, anak ASI ini sedang jarang pupup. Jadi, Galih dari umur 4 bulan, pupnya ga setiap hari, bisa 2-5 hari sekali. Dan tiap dia pupup, ga ada lendir dahak yang keluar bersama tinjanya gitu. Makanya saya gemes kesel gimana gitu, kok ya ga beres-beres batuknya, padahal udah ke dokter, udah dikasih obat, tapi tiap malem masih ohok-ohok ga bisa tidur nyenyak. Dan makin heran kenpa dokter sini ga nyaranin buat inhalasi, kalau di Jakarta pasti udah disuruh inhalasi kan ya biar dahaknya cepet encer. Setelah 2 minggu ga beres si batuk, bersamaan dengan kita semua balik ke Indonesia, akhirnya kebeli juga deh si YLEO Alhamdulillah ya rejeki anak saleh, DEMI liburan 3 minggu tanpa sakit, tanpa dokter. Saya ga mau liburan yang dinanti-nantikan selama 9 bulan ini berantakan gegara anak-anak cranky, atau emak bapak tepar karena sakit. Karena liburan kali ini tanpa mbak, jadi sebisa mungkin semuanya sehat bugar biar pada happy gitu. Kalo cranky karena mau main perosotan yasudahlah yaa, hahaha… Nah, 6 oil di atas itu adalah 6 basic oils yang katanya rekomendasi yang jual, tengkyu Machaaaa wajib ada buat saya dan para krucil di rumah. Kenapa? Karena sebentar lagi mau winter di Hong Kong, jadi pengennya anak-anak ga terlalu sakit. Ya memang, sakit itu kan Qadarullah ya, tapi tetep berusaha kalaupun sakit anak-anak masih mau makan dan cepat sembuh. Thieves sebagai imun booster, dan untuk radang tenggorokan, sariawan, anti virus, anti bakteri. RC untuk batuk, pilek, asma, hidung mampet. Lemon untuk pereda demam pada ana, radang tenggorokan, menjaga saluran cerna. Lavender untuk alergi, bengkak-bengkak gigitan nyamuk, mastitis, bengkak kejedut, dan stress reliever. Digize pereda asam lambung maag, diare dan sembelit. Lemongrass sebagai anti GTM, penambah nafsu makan, pereda kolesterol untuk dewasa, dan anti nyamuk. Trus gimana khasiatnya? Buat saya, YLEO ini bukan obat, tapi semacam booster atau kayak vitamin gitu kalau vitamin diminum, YLEO ini dioles. Jadi kalau anak-anak, saya ataupun suami sudah sakit dan memang perlu obat, tetap intake obat sesuai anjuran dokter. Kayak kemarin Galih waktu di jakarta tetap inhalasi dan minum puyer racikan dokter, yang Alhamdulillah cuma 2 kali minum aja 4 hari sebelum pulang Galih pilek dan dahaknya kental jadi susah keluar, suami dan saya juga beberapa kali sempat drop mulai bersin-bersin dan minum paracetamol, Caca juga sariawan pas liburan kemarin dan ditotol obat sariawan. Tapi overall, Alhamdulillah semua sakitnya ga sampai parah berhari-hari. Jadi, tiap hari anak-anak dioles Thieves yang udah di-dilute, sebanyak 3 kali setelah mandi pagi, sore, dan sebelum tidur di spine dan telapak kaki untuk Galih dan telapak kaki saja buat Caca karena kulit Caca sensitive. Kalau untuk emak bapak di pergelangan tangan tapi pakai oil Thieves langsung. Ples juga diffuse Thieves dan RC tiap hari biar Galih ga grok-grok tiap malem. Padahal pas liburan kemarin tiap hari pasti pergi, kadang sampai malam, pergi sana sini kayak gosokan ke Bekasi-Bandung-Tangerang bolak balik. Alhamdulillah semuanya sehat sampai kembali ke Hong Kong. Dan pas banget nyampe Hong Kong cuacanya lagi windy mau masuk Autumn. Lanjuuutt deh oleh-oles si Thieves biar krucil-krucil tertamengi. Kalau kata suami “Terimakasih Young Living, berkat YL, saya ga jadi sakit!” Hahahaha…
young living untuk asam lambung